“Kedai Pulami Lashang” terletak di Desa Jialan, Kecamatan Jinfeng, Kabupaten Taitung. Tempat ini merupakan area dengan model pengelolaan terpadu (kompleks) yang menggabungkan pengalaman budaya dan edukasi pangan serta pertanian. Kedai ini menawarkan pengalaman budaya milet (sekoi) suku Paiwan serta aktivitas bertani, memungkinkan wisatawan untuk ikut serta secara langsung dalam kehidupan desa. Tempat ini mempromosikan metode pertanian ramah lingkungan dan bahan makanan lokal, serta menyediakan berbagai aktivitas DIY dan kelas pemanduan.
Pengenalan
CEO Huang Zhi-ming dan penanggung jawab Gao Xiu-chun adalah sepasang suami istri. Nama “Lashang” diambil dari nama ayah sang istri (Xiu-chun), yang dalam bahasa Paiwan berarti “kerja keras dan tahan banting”, sedangkan “Pulami” berarti tanah yang makmur dan berkelimpahan.
Sebelum mendirikan kedai ini, Huang Zhi-ming dan Gao Xiu-chun aktif mengikuti berbagai kursus pelatihan, hingga menjadi kelompok pemandu wisata resmi pertama di desa tersebut. Materi pemanduan mereka mencakup organisasi kepala suku (kepala suku) suku Paiwan dan Rukai, mitologi, budaya pemburu, musim pertanian, kerajinan tradisional, bahan makanan penduduk asli, arsitektur, hingga tanaman yang digunakan dalam upacara budaya.
“Kedai Pulami Lashang” bersikeras menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan di Desa Jialan. Tanaman utama yang ditanam meliputi kunyit, kacang gude (kacang pohon), milet, jali/kuinoa merah (red quinoa), talas, labu, ubi jalar, jagung, paria gunung liar (bittercress), lenca (nightshade), daun dewa (daun hias ungu), jeruk gunung berdaun tajam, selada merah wild goose, tanaman jiashuangjiang (daun bungkus zongzi), tanaman shizhuyu (alant), dan lain-lain, yang semuanya merupakan komoditas pertanian tradisional suku Paiwan.
Fitur Wisata Pertanian
Biji-Bijian
Ada banyak sekali pilihan item pengalaman bertani bagi para wisatawan. Di antaranya, kegiatan “Menumbuk Milet dengan Alu dan Lesung” adalah yang paling unik, yang menceritakan kisah hubungan antara milet dan suku Paiwan. Penduduk desa akan mengeluarkan milet lama dari lumbung padi dan memasukkan milet baru ke dalam lumbung sebagai persiapan menyambut Festival Milet tahunan. Untuk pengalaman budaya, terdapat aktivitas “Membuat Rangakaian Bunga”, “Kelas Menyanyi dan Menari Tradisional Penduduk Asli”, dan lain-lain. Ada juga “Pengalaman Pemburu” dan “Lokakarya Belajar DIY” seperti membuat Bakcang Milet (Zongzi Milet) dan Nasi Guncang (Yao-yao-fan). Hidangan bercita rasa asli yang disajikan kepada wisatawan menekankan pada menu makanan rendah minyak, rendah gula, rendah lemak, tinggi serat, dan gizi seimbang.
Bengkel Kerja Tani Pulami memproduksi berbagai produk khusus pertanian lokal, seperti paket milet kemasan vakum, paket kuinoa merah kemasan vakum, kantong teh rosela, bubuk kunyit, paket kacang gude, beras tiga warna, bunga rosela kering, dan sebagainya.
Bertransformasi dari kuliner khas desa menuju wisata budaya berkelanjutan, tempat ini meluncurkan edukasi bertema “Dari Ladang ke Meja Makan”. Destinasi ini mengintegrasikan objek wisata alam di sekitarnya seperti Jembatan Kaca Langit Jialan, Taman Pemandian Air Panas, Jalur Hutan Genaole (Kebun Raya Penduduk Asli), dan Pemandian Air Panas Alami Jinfeng, sehingga sangat cocok untuk agenda wisata budaya mendalam selama satu atau dua hari.







Informasi pertanian
Telepon
+886-919-147896
Alamat
No. 407, Jialan, Jinfeng Township, Taitung County 964001, Taiwan (R.O.C.)